Get Adobe Flash player

Saudaraku, kembali kita melihat sebuah perjalanan hidup
Perjalanan hidup yang sudah tidak asing lagi bagi kita
yakni perjalanan hidup kita masing2…

Perjalanan seperti apakah hidup kita…
Apakah perjalanan yang biasa-biasa saja
mengalir begitu saja
tidak ada yg terasa

atau

Perjalanan hidup yang penuh perjuangan
Penuh lika-liku kehidupan
Perjuangan mempertahankan sesuatu yg paling berharga
dalam kehidupan kita smua
yakni perjuangan mempertahankan keIMANan

KeIMANan yang tulus didasari KeCINTAan….

Ya.. Allah keCintaan inilah yg mampu membuat diri ini bertahan…
Cinta ini pula yg membuat, Bilal Si Budak Hitam
rela terbakar d padang pasir yg panas
Hanya demi kecintaan kepadaMu

Kecintaan ini pula yang sanggup meneguhkan Mushab bin Umair
Meninggalkan segenap harta dan kekayaannya…. demi Engkau ya Rabb

Kecintaan ini pula yang mampu membuat kekasihMu
menghabiskan malam2nya dengan Qiyam
dan siangnya dengan shiyam

Namun di manakah diri ini?????

Ketika CINTA memerlukan pengorbanan
Dimanakah diri ini, ketika pengorbanan itu d butuhkan…

Ketika CiNTA melahirkan kerinduan…
Dimanakah diri ini, ketika Engkau datang di sepertiga malam terakhir
Tidak kah diri ini RINDU untuk bersua…

Rindu untuk berjumpa dan berkhalwat…
Rindu untuk membaca surat2 cinta dari Mu

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu
berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap” (QS Assajdah 16)

Ketika Lambung mereka yang Engkau mulyakan menjauh dr tempat tidurnya
Dimanakah lambung ini…????

Tak jarang Engkau dapati diri ini malah berlabuh dalam kemaksiatan
Terbelenggu dalam ganasnya hawa nafsu
Bergelimang dalam genangan dosa

Padahal… Engkaulah pemilik diri ini
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (Adh-Dhuha 6-8 )

Duhai Tuhan yang MAHA PENYAYANG…
Sungguh diri ini seseorang yg bingung, sebelum datang kepadaku petunjuk dariMu
Sungguh diri ini penuh dengan kekurangan, sebelum Engkau berikan kecukupan…

Sejenak ku teringat firmanMu yang lain…
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya). (An-Naazi’at 35-41)

Karna kasih sayang dari Mu, kan kulalui hari-hari ku ini dengan penuh perjuangan
Perjuangan mempertahankan keIMANan….

Meski keIMANan ini tak sehebat para shahabat
Tak sebesar para Thabi’ien
Tak sekuat para Imam-imam kaum Muslimin

Sebagai rasa syukurku padaMu, ku ingin pegang erat Cinta ini
Sebagai rasa syukurku padaMu, ku ingin pegang erat keIMANan ini

walau sepanas bara api yg membara….

  • Share/Bookmark

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Reply