Saya pernah ikut satu seminar tentang bagaimana pengaruh pikiran positif dalam kehidupan kita. Tapi ternyata bagi orang yang tidak terbiasa untuk berpikir positif, seperti saya misalnya, hal ini susah-susah gampang. Seperti ada perang dalam diri saat ingin terus berpikir positif, malah terkadang merasa kehabisan energi untuk “stay positif”
Hari ini, saya awali hari dengan baik. Keadaan pagi begitu menyenangkan. Saya pun berniat untuk tetap positif sampai akhir hari. Tapi… hiks… Itulah yang namanya ujian kesungguhan yang pernah saya bilang sebelumnya. Saat kita ingin melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh, ujiannya pun jadi tuambah besaaar. Gak tau kenapa, siang ini banyak kejadian menyebalkan.. pufff.. Astagfirullaah… Dan sekarang pun saya merasakan perang dalam diri saya. Mencoba mencari beribu-ribu alasan untuk memaklumi apa yang terjadi.
Memang kita tidak bisa memilih apa-apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Semua yang terjadi toh memang sudah ada yang mengatur. Tapi, bukankah kita masih bisa memilih sikap apa yang akan kita keluarkan untuk menghadapi masalah-masalah yang ada dalam kehidupan. Percaya deh, semua terjadi dengan maksud. My goal is to be positif, kalaupun ada energi-energi negatif di sekitar saya, insya Allaah saya bisa potong arusnya sebelum mempengaruhi energi dan pemikiran saya.
Gak mudah memang, tapi juga tidak sulit untuk dilakukan. Butuh waktu dan pembiasaan, wajar kalau sekarang masih belum terlatih, khan jam terbangnya juga masih sedikit. Percaya dan percaya kalau menjadi positif itu bukan berarti semua urusan kita positif tapi bagaimana menghadapi urusan-urusan kita dengan sikap yang positif…
W.W. Ziege: ”Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif.