<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keluarga &#187; Inspirasi</title>
	<atom:link href="http://keluarga.kangsandi.com/category/inspirasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keluarga.kangsandi.com</link>
	<description>Kang Sandi &#38; Teh Dias</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Aug 2010 05:02:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Bila Memaafkan Itu Begitu Susah</title>
		<link>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/bila-memaafkan-itu-begitu-susah.html</link>
		<comments>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/bila-memaafkan-itu-begitu-susah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 16:55:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Sandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[memaafkan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarga.kangsandi.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan singkat ini mudah2an membuka kelapangan dada siapa pun yang tengah merasakan kesulitan untuk memaafkan.. Maaf&#8230; memang sesuatu yang senantiasa mudah diucapkan namun susah dihapuskan, bagi sebagian orang tentunya, karna sebagian yang lain mendapatkan karunia dari Allah sehingga hatinya mudah memaafkan&#8230; Mari kita sama-sama simak cuplikan kejadian berikut : Suatu ketika di zaman Rosulullah, Aisya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="maaf" src="http://lintaskata.files.wordpress.com/2008/10/maaf.jpg" alt="maaf" width="108" height="108" />Tulisan singkat ini mudah2an membuka kelapangan dada siapa pun yang tengah merasakan kesulitan untuk memaafkan..</p>
<p>Maaf&#8230; memang sesuatu yang senantiasa mudah diucapkan namun susah dihapuskan, bagi sebagian orang tentunya, karna sebagian yang lain mendapatkan karunia dari Allah sehingga hatinya mudah memaafkan&#8230;</p>
<p>Mari kita sama-sama simak cuplikan kejadian berikut :</p>
<blockquote><p>Suatu ketika di zaman Rosulullah, Aisya, Ibu dari kaum muslimin, Istri Rosulullah, terkena fitnah yang mengancam keutuhan rumah tangganya. Fitnah ini menyebabkan beliau disangka wanita yang berkhianat dari suaminya.<span id="more-639"></span></p>
<p>Di saat itu tidak sedikit dari kaum muslimin yang terkena dan ikut menyebarkan desas desus berita tsb, dan terdapat diantara mereka orang-orang yang hidupnya disantuni oleh Abu Bakar yang tidak lain adalah ayah dr Aisyah.</p>
<p>Abu Bakar pun berikrar bahwa ia tidak akan menyantuni lagi orang2 tersebut. Orang2 yang malah ikut membawa fitnah bagi anaknya yang suci dari semua tudingan. Tentu logika kita pun akan memaklumi sikap dari Abu Bakar tersebut</p>
<p>Perkara ini kemudian Allah paparkan dalam wahyu yang turun melalui Rosul-Nya yang sejelas-jelas nya menyatakan Aisyah terbebas dari segala tuduhan dan fitnah yang selama ini tersebar di kalangan kaum muslimin</p></blockquote>
<p>Yang menarik dari cerita ini adalah lanjutannya&#8230;.</p>
<p>lanjutannya&#8230; dalam wahyu yang turun ada lanjutannya.. yakni :</p>
<p style="text-align: center;"><em>Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu  bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya),  orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan  hendaklah mereka mema&#8217;afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa  Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (An Nur 22)<br />
</em></p>
<p style="text-align: left;">Begitu turun ayat ini lah Abu Bakar kemudian membatalkan janji nya untuk tidak lagi menyantuni orang2 yg menuduh putrinya&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Ada apa dgn ayat ini..??</p>
<p style="text-align: left;">Coba kita simak&#8230;</p>
<p style="text-align: left;"><em><em>dan  hendaklah mereka mema&#8217;afkan dan berlapang dada. Apakah kamu  tidak ingin bahwa  Allah mengampunimu?</em></em></p>
<p style="text-align: left;">Tidak kah kita ingin mendapatkan ampunan dari Allah ??? Maka marilah kita lapangkan dada kita dan maafkanlah ???</p>
<p style="text-align: left;">Bukankah maaf kita tidak jauh lebih berarti dari ampunan Allah&#8230; Maka ambilah kata maaf itu dan dapatkanlah ampunan Nya..</p>
<p style="text-align: left;">Mari kita niatkan bahwa maaf  yang kita berikan sebagai sarana kita mendapatkan ampunan dari Allah&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Begitulah hati yang bersih Abu Bakar Ash-Shiddiq menyikapi wahyu Allah tersebut..</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fkeluarga.kangsandi.com%2Finspirasi%2Fbila-memaafkan-itu-begitu-susah.html&amp;linkname=Bila%20Memaafkan%20Itu%20Begitu%20Susah"><img src="http://keluarga.kangsandi.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/bila-memaafkan-itu-begitu-susah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why do we read QURAN, even if we can&#8217;t understand a single Arabic word????*</title>
		<link>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/why-do-we-read-quran-even-if-we-cant-understand-a-single-arabic-word.html</link>
		<comments>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/why-do-we-read-quran-even-if-we-cant-understand-a-single-arabic-word.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 03:53:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teh Dias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarga.kangsandi.com/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[This is a beautiful story* *An old man lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa was up early sitting at the kitchen table reading his QUR&#8217;AN. His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could. One [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This is a beautiful story*</p>
<p>*An old man lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa was up early sitting at the kitchen table reading his QUR&#8217;AN. His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could.</p>
<p>One day the grandson asked, &#8216;Grandpa!<span id="more-544"></span></p>
<p>I try to read the QUR&#8217;AN. Just like you but I don&#8217;t understand it, and what I do Understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the QUR&#8217;AN. Does?&#8217;</p>
<p>The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied: &#8216;Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water.</p>
<p>‘The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house.</p>
<p>The grandfather laughed and said, &#8216;You&#8217;ll have to move a little faster next time and sent him back to the river with the basket to try again.</p>
<p>This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home.</p>
<p>Out of breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead.</p>
<p>The old man said, &#8216;I don&#8217;t want a bucket of water; I want a basket of water.</p>
<p>You&#8217;re just not trying hard enough,&#8217; and he went out the door to watch the boy try again.</p>
<p>At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would Leak; out before he got back to the house.</p>
<p>The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breath, he said, &#8216;See Grandpa, it&#8217;s useless!&#8217;</p>
<p>&#8216;So you think it is useless?&#8217; The old man said, &#8216;Look at the basket.</p>
<p>&#8216;The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different.</p>
<p>It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out.</p>
<p>&#8216;Son, that&#8217;s what happens when you read the QUR&#8217;AN. You might not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of ALLAH in our lives.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fkeluarga.kangsandi.com%2Finspirasi%2Fwhy-do-we-read-quran-even-if-we-cant-understand-a-single-arabic-word.html&amp;linkname=Why%20do%20we%20read%20QURAN%2C%20even%20if%20we%20can%26%238217%3Bt%20understand%20a%20single%20Arabic%20word%3F%3F%3F%3F%2A"><img src="http://keluarga.kangsandi.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/why-do-we-read-quran-even-if-we-cant-understand-a-single-arabic-word.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terinspirasi Nih</title>
		<link>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/terinspirasi-nih.html</link>
		<comments>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/terinspirasi-nih.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Teh Dias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sister Corner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarga.kangsandi.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[udah lama banget saya gak buka blog sister ini.. banyak banget merasakan hal yg sama dengan dia.. dan saya sukaaa banget pas baca kata2 dia ini &#8220;So, I may not have returned to University &#8211; but I am in class for about 20 hours a week with homework and everything. It is, actually, the exact [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>udah lama banget saya gak buka blog sister ini.. banyak banget merasakan hal yg sama dengan dia.. dan saya sukaaa banget pas baca kata2 dia ini</p>
<p><span style="color: #00ff00;">&#8220;So, I may not have returned to University &#8211; but I am in class for about 20 hours a week with homework and everything.</span></p>
<p><span style="color: #00ff00;">It is, actually, the exact same thing&#8230; except for the fact that I am learning purely for the sake of learning. </span></p>
<p><span style="color: #00ff00;">I want to excel. Overcome. Understand. Grow.<span id="more-496"></span></span></p>
<p><span style="color: #00ff00;"> I do not care for the diploma, for anyone to know my capabilities. </span></p>
<p><span style="color: #00ff00;">It isn&#8217;t for a job. </span></p>
<p><span style="color: #00ff00;">It isn&#8217;t for anyone or anything but Allah, and the chance to understand my religion and grow to the fullest of my ability. </span></p>
<p><span style="color: #00ff00;">To live, breathe, and thrive in and within Islam.&#8221;</span></p>
<p>merasakan hal yg sama&#8230; *sigh*</p>
<p>~dz 18/10/09~</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fkeluarga.kangsandi.com%2Finspirasi%2Fterinspirasi-nih.html&amp;linkname=Terinspirasi%20Nih"><img src="http://keluarga.kangsandi.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarga.kangsandi.com/inspirasi/terinspirasi-nih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
